Home > Tulisan Infrastruktur > Hibah dan Pinjaman Daerah untuk Infrastruktur

Hibah dan Pinjaman Daerah untuk Infrastruktur

Berdasarkan Pasal 9 PP 57/2008 hibah digunakan untuk menunjang peningkatan fungsi pemerintahan dan layanan dasar umum serta pemberdayaan aparatur daerah.

Hibah dapat bersumber dari dalam negeri dan/atau luar negeri. Hibah dari dalam negeri dapat diperoleh dari pemerintah; pemerintah daerah lain; badan/lembaga/organisasi swasta dalam negeri; dan/atau kelompok masyarakat/perorangan. Sedangkan hibah dari luar negeri dapat diperoleh dari bilateral; multilateral dan/atau donor lainnya (Pasal 2 PP 57/2005).

Hibah dalam negeri yang dananya bersumber dari pemerintah kepada daerah diberikan berdasarkan kriteria yang diatur lebih lanjut dalam peraturan menteri keuangan setelah berkoordinasi dengan kementerian negara/lembaga terkait (Pasal 3 PP 57/2005). Pasal 4 Permenkeu 52/2006 mengatur bahwa pemberian hibah kepada daerah harus sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) dan dilakukan dengan mempertimbangan kinerja pengelolaan hibah sebelumnya, akumulasi hibah yang pernah diterima dan/atau kegiatan sejenis yang telah dilaksanakan oleh daerah. Namun demikian Permenkeu 52/2006 tidak mengatur lebih lanjut mengenai kriteria kinerja pengelolaan hibah sebelumnya dan batasan akumulasi hibah yang dapat diterima.

Pasal 5 Permenkeu 52/2006 mengatur bahwa hibah yang bersumber dari pendapatan dalam negeri, diberikan kepada daerah dengan kriteria sebagai berikut:

  1. Untuk melaksanakan kegiatan yang menjadi urusan daerah, yaitu peningkatan fungsi pemerintahan, layanan dasar umum, dan pemberdayaan aparatur daerah;
  2. Untuk kegiatan dengan kondisi tertentu yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan Pemerintah yang berskala nasional/internasional di daerah; dan/atau
  3. Untuk melaksanakan kegiatan sebagai akibat kebijakan Pemerintah yang mengakibatkan penambahan beban APBD.

Khusus untuk hibah yang bersumber dari pinjaman luar negeri tidak dapat digunakan untuk membiayai kegaitan pendukung yang menjadi kewajiban daerah, yang meliputi antara lain: kegiatan administrasi proyek, penyiapan kegiatan fisik, perjalanan dinas, penyediaan/pematangan lahan, monitoring dan evaluasi, pengawasan, sebagai dana pendamping suatu kegaitan dan kegiatan sejenis lainnya.

Berdasarkan Pasal 5 PP No. 52/2005 pinjaman daerah terdiri dari pinjaman jangka pendek, pinjaman jangka menengah dan pinjaman jangka panjang. Pasal 7 PP 54/2005 mengatur bahwa pinjaman jangka pendek hanya dipergunakan untuk menutup kekurangan arus kas pada tahun anggaran yang bersangkutan. Pinjaman jangka menengah digunakan untuk membiayai layanan umum yang tidak menghasilkan penerimaan, dan pinjaman jangka panjang dipergunakan untuk membiayai proyek investasi yang menghasilkan penerimaan.

Pasal 5 PP 54/2005 mengatur bahwa pinjaman jangka menengah merupakan pinjaman lebih dari satu tahun anggaran dan kewajiban pembayaran kembali pinjaman uang meliputi pokok pinjaman, bunga dan biaya lain harus dilunasi dalam kurun waktu yang tidak melebihi sisa masa jabatan kepala daerah yang bersangkutan. Adapun pinjaman jangka panjang tidak dapat digunakan untuk membangun proyek yang tidak “self cost recovery”.

Di samping persyaratan di atas, untuk mendapatkan pinjaman perlu dipenuhi syarat-syarat yang lain, meliputi:

  1. jumlah sisa pinjaman daerah ditambah jumlah pinjaman yang akan ditarik tidak lebih 75% dari jumlah penerimaan umum APBD tahun sebelumnya;
  2. rasio proyeksi kemampuan keuangan daerah untuk mengembalikan pinjaman paling sedikit 2.5;
  3. tidak mempunyai tunggakan atas pengembalian pinjaman yang berasal dari pemerintah;
  4. mendapat persetujuan DPRD.
Categories: Tulisan Infrastruktur
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: